Rabu, 24 Februari 2016

Sejarah Pondok pesantren Modern Sahid



Sejarah Pondok Pesantren Modern Sahid


Pesantren, sebagai  institusi pendidikan asli Indonesia tertua, adalah ‘legenda hidup’ yang masih eksis hingga saat ini. Pesantren bukan hanya identik dengan  makna keislaman, tetapi karakteristik eksistesialisnya juga mengandung keaslian indonesia (indigenous). Sebagai idigenous, pesantren muncul dan berkembang dari pengalaman sosiologis masyarakat lingkungannya. Ada satu hipotesa bahwa jika indonesia tidak mengalaimi penjajahan , mungkin sistem pendidikan di indonesia akan mewarisi corak pesantren.

                Sulit dipungkiri bahwa keberadaan pesantren dari masa ke masa telah memberi konstribusi nyata dalam perjalanan sejarah bangsa indonesia di era kerajaan Jawa, pesantren menjadi pusat dakwah penyebaran islam. Di era penjajahan kolonial, pesantren menjadi medan heroisme pergerakan perlawanan rakyat. Di era kemerdekaan, pesantren terlibat dalam rumusan bentuk dan ideologi bangsa serta terlibat dalam evolusi fisik mempertahankan kemerdekaan.

                Selain kontribusi pesantren dalam tiap fase sejarahnya yang spektakuler, pesantren sebagai indigenous, telah membentuk sebuah subkultur unik dan eksotik yang sama sekali berada dengan lembaga pendidikan pada umumnya. Oleh sebab itu tekad Ayahanda Sukamdani  untuk memberikan sumbangasih tenaga, pemikiran, dan biaya guna mewujudkan berdirinya lembaga pendidikan yang bernuansa  Islami yaitu pondok pesantren sudah bulat, setelah beliau mendapatkan keberkahan dan kemudahan dari Allah SWT., dan sukses mewujudkan pendidikan umum mulai dari pendidikan menengah, kejuruan sekolah tinggi dan universitas dibawah naungan Yayasan Sahid Jaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar